Syekh Wahbah Az-Zuhaili di dalam kitab At-Tafsir Al-Munir menjelaskan bahwa Nabi saw. disebut oleh Allah swt. di dalam Al-Qur’an dengan namanya “Muhammad” hanya empat kali saja. Sementara itu, di ayat-ayat lainnya beliau disebutkan dengan sifat “Rasul atau Nabi”. Adapun empat tempat/ayat disebutnya Nabi saw. dengan namanya “Muhammad” adalah sebagai berikut.
Pertama: Q.S. Ali ‘Imran/3: 144
َูู َุง ู ُุญَู َّุฏٌ ุงَِّูุง ุฑَุณٌُْููۚ َูุฏْ ุฎََูุชْ ู ِْู َูุจِِْูู ุงูุฑُّุณُُู ۗ ุงََูุงِْููٕ۟ ู َّุงุชَ ุงَْู ُูุชَِู ุงََْูููุจْุชُู ْ ุนَٰููٓ ุงَุนَْูุงุจُِูู ْ ۗ َูู َْู ََِّْููููุจْ ุนَٰูู ุนَِูุจَِْูู ََْููู َّูุถُุฑَّ ุงَّٰููู ุดًَْููุٔง َูุۗณََูุฌْุฒِู ุงُّٰููู ุงูุดِّٰูุฑَِْูู
Dan Muhammad hanyalah seorang Rasul; sebelumnya telah berlalu beberapa rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa berbalik ke belakang, maka ia tidak akan merugikan Allah sedikit pun. Allah akan memberi balasan kepada orang yang bersyukur.
Kedua: Q.S. Al-Ahzab/33: 40
ู َุง َูุงَู ู ُุญَู َّุฏٌ ุงَุจَุงٓ ุงَุญَุฏٍ ู ِّْู ุฑِّุฌَุงُِููู ْ َِْٰูููู ุฑَّุณَُْูู ุงِّٰููู َูุฎَุงุชَู َ ุงَّููุจَِّููٖۗ ََููุงَู ุงُّٰููู ุจُِِّูู ุดَْูุกٍ ุนَِْููู ًุง
Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Ketiga: Q.S. Al-Fath/48: 29
ู ُุญَู َّุฏٌ ุฑَّุณُُْูู ุงِّٰููู َูุۗงَّูุฐَِْูู ู َุนَูٗٓ ุงَุดِุฏَّุงุۤกُ ุนََูู ุงَُّْูููุงุฑِ ุฑُุญَู َุงุۤกُ ุจََُْูููู ْ ุชَุฑُٰููู ْ ุฑَُّูุนًุง ุณُุฌَّุฏًุง َّูุจْุชَุบَُْูู َูุถًْูุง ู َِّู ุงِّٰููู َูุฑِุถَْูุงًูุง ۖ ุณِْูู َุงُูู ْ ِْูู ُูุฌُِِْูููู ْ ู ِّْู ุงَุซَุฑِ ุงูุณُّุฌُْูุฏِ ุۗฐَِٰูู ู َุซَُُููู ْ ِูู ุงูุชَّْูุฑٰูุฉِ َููۖ َุซَُُููู ْ ِูู ุงْูุงِْูุฌِِْููۚ َูุฒَุฑْุนٍ ุงَุฎْุฑَุฌَ ุดَุทَْููٔٗ َูุงٰุฒَุฑَูٗ َูุงุณْุชَุบَْูุธَ َูุงุณْุชَٰูู ุนَٰูู ุณُِْูููٖ ُูุนْุฌِุจُ ุงูุฒُّุฑَّุงุนَ َِููุบِْูุธَ ุจِِูู ُ ุงَُّْูููุงุฑَ َูุۗนَุฏَ ุงُّٰููู ุงَّูุฐَِْูู ุงٰู َُْููุง َูุนَู ُِููุง ุงูุตِّٰูุญٰุชِ ู ُِْููู ْ ู َّุบِْูุฑَุฉً َّูุงَุฌْุฑًุง ุนَุธِْูู ًุง
Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.
Keempat: Q.S. Muhammad/47:2
َูุงَّูุฐَِْูู ุงٰู َُْููุง َูุนَู ُِููุง ุงูุตِّٰูุญٰุชِ َูุงٰู َُْููุง ุจِู َุง ُูุฒَِّู ุนَٰูู ู ُุญَู َّุฏٍ ََُّููู ุงْูุญَُّู ู ِْู ุฑَّุจِِّูู ْ ۚ ََّููุฑَ ุนَُْููู ْ ุณَِّูุงٰุชِِูู ْ َูุงَุตَْูุญَ ุจَุงَُููู ْ
Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan kebajikan serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad; dan itulah kebenaran dari Tuhan mereka; Allah menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan memperbaiki keadaan mereka.
Al-Qur'anul Karim Surat Ash-Shoff (5) Ayat 6 (Madaniyyah=14A)
َูุงِุฐْ َูุงَู ุนِْูุณَู ุงุจُْู ู َุฑَْูู َ ٰูุจَِْููٓ ุงِุณْุฑَุงุۤกَِْูู ุงِِّْูู ุฑَุณُُْูู ุงِّٰููู ุงَُِْูููู ْ ู ُّุตَุฏًِّูุง ِّูู َุง ุจََْูู َูุฏََّู ู َِู ุงูุชَّْูุฑٰูุฉِ َูู ُุจَุดِّุฑًุงۢ ุจِุฑَุณٍُْูู َّูุฃْุชِْู ู ِْูۢ ุจَุนْุฏِู ุงุณْู ُูٗٓ ุงَุญْู َุฏُۗ ََููู َّุง ุฌَุงุۤกَُูู ْ ุจِุงْูุจَِّٰููุชِ َูุงُْููุง ٰูุฐَุง ุณِุญْุฑٌ ู ُّุจٌِْูู
Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, “Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Namun ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, “Ini adalah sihir yang nyata.”







0 komentar:
Posting Komentar